Terkadang gue mikir tentang negara kita ini, agak aneh sebenarnya.
Dari kemarin-kemarin wara-wiri di tv tentang berita terkait "polwan berkerudung"
Yang menurut gue aneh adalah, katanya Indonesia ini termasuk negara yang islamnya paling banyak. Tapi pada kenyataannya itu semua cuma gelar. Keputusan Polwan berkerudung masih belum fix, dengan alasan
"karena pas dibolehkan memakai kerudung, warna kerudungnya tidak serempak. terus kalau kita bikin kerudung serempak, itu akan menghabiskan uang yang sangat banyak."
Adalagi pernyataan yang gue lihat di berita, "Nanti, kita lihat dulu model polwan di arab saudi, irak, (dll) biar kita bisa tahu modelnya."
kenapa harus ngikutin gaya negara lain? wong, mau pake krudung aja kok repot. Gak usahlah ikutin negara lain, cukup pakai seragam yang biasa, dengan model yang panjang lalu rambutnya ditutup kerudung, mudah kan? gak usahlah itu pake study banding atau segala macam. Kenapa bangsa ini gak mau jadi diri sendiri aja?
dan ada lagi yang gue heran, ini sebenernya pemikiran gue doang atau emang ada yang befikir kayak gue juga. Polisi Indonesia itu heboh banget bajunya -_-
Pangkat dimana-mana, tapi skillnya gak kemana-mana -_-
Menurut gue lagi, dari pada saling lomba-lomba memperbanyak pangkat, mending berlomba-lomba tutup aurat aja :)
sejujurnya, gue suka banget liat polisi-polisi luar negeri yang keliatan lebih simple dan keren. ya mau nangkep penjahat aja kok neko-neko. kan yang penting skill, gak musti banyak bet dan pangkat buat nunjukin polisi, tinggal tunjukin tanda pengenal aja, lebih keren kan?
Selain tentang polwan, gue juga heran sama demonya para dokter. yang gue heranin adalah, sebegitu pentingkah korsa ketimbang menyelamatkan nyawa orang lain?
Menurut gue, dokter itu tumpuan. Seharusnya semua dokter menyadari itu, apa gunanya dibuat lambang ular dan tongkat kalau bukan karena dokter adalah penyembuh dan tumpuan kesehatan masyarakat. Gerakan "Sehari tanpa dokter" kemarin menurut gue adalah gerakan paling gak masuk akal. Kenapa gak mereka bayangkan, kalau hari itu ada 5 orang yang harus dioperasi, tapi gak ada dokter yang ada, karena mereka sibuk berdemo. Siapa yang mau disalahkan? gue kira nyawa orang itu lebih penting dari pada korsa. Itu baru 5, gimana kalau ratusan dokter gak praktek dan ratusan orang sekarat?
miris memang bangsa ini.
Sebenarnya menurut gue, jawaban semua masalah yang terjadi balik lagi ke diri kita sendiri. Apakah kita akan mengikuti hal yang salah, atau kita akan berdiri dan melawan hal yang salah tersebut. Gue rasa, sebagai orang yang berpikiran dewasa seharusnya kita bisa berfikir dan mengambil keputusan yang dewasa juga. Kita harus berhenti memikirkan diri sendiri, berbuat banyaklah pada Bangsa kita ini.
Jangan pernah bertanya, "Apa yang sudah Bangsa ini berikan untuk saya?"
tapi bertanyalah sama diri kita sendiri," Apa yang sudah saya berikan kepada Bangsa ini?"
Indonesia adalah Bangsa yang besar, susah payah para pejuang membebaskan Indonesia, jangan sampai kita selaku anak bangsa mengotori perjuangan para pendahulu kita :)
Bye~
No comments:
Post a Comment