Ngomongin lagi tentang heran, sekarang gue mau nge share tentang sesuatu yang lebih berbobot, yaitu tentang Pendidikan Indonesia.
Inilah hal yang paling sering dibahas, kalian semua pasti udah ngerasain yang namanya pendidikan formal di Indonesia ini. Pada dasarnya gue gak merendahkan sistem secara langsung, gue cuma berfikir aja, kalau apa yang ada sekarang itu termasuk "pembunuhan karakter anak bangsa"
Gimana gak, murid-murid sekarang paling gak musti nguasain 13 pelajaran, dan diantara 13 pelajaran itu belum tentu semua itu berhubungan dengan bakat dan minat anak itu. gurunya cuman nguasain satu pelajaran, tapi muridnya musti belajar 13 pelajaran dan kalau nilainya jelek, nilai itu berpengaruh buat masa depannya.
Hello?
Yah, kalo sudah terlanjur menjadi sebuah sistem kebiasaan akan sulit diubah memang.
Yang gue heranin kenapa UN cuman 4? kalo kita belajar 13 pelajaran kenapa gak semuanya di UN in aja? kalau sistemnya UN kayak gitu kan kita jadi lebih fokus sama yang di UN-in. Dan pelajaran lain seperti terabaikan begitu saja setelah mendekati UN. Terus sekarang biar mata pelajaran lain gak sia-sia, nilai UAS dipakailah itu, tetep aja UN lebi berpengaruh -__-
selain itu ada yang gue heran, kita banyak diajarin rumus-rumus, atau materi-materi yang bakal diujiankan, tapi di masa depan itu kita belum tentu memakai materi yang diajarkan di sekolah. Intinya, kita belajar sekolah itu cuma buat mengerjakan soal ujian, ikut olimpiade (kalau pelajarannya berkenaan dengan kita), dan dapat ijazah. kenapa kita gak bebas milih pelajaran dari awal masuk SMA atau SMP? hidup anak-anak Indonesia akan lebih jelas dan terarah. Sekarang banyak anak SMA yang bahkan masih bingung mau milih kuliah jurusan apa, karena terlalu banyak yang mereka pelajari tapi belum ada yang mereka dalami dan cintai (gak cuma lawan jenis yang harus dicintai, pelajaran juga bisa). nah kan repot?
Belum lagi masalah di Indonesia, ijazah kuliah bisa dibeli. Gue gak habis pikir aja sama orang yang memperjual belikan itu. Demi menjadi pegawai pemerintah beberapa orang membeli ijazah perguruan tinggi, malu gue dengernya. Malu banget deh. Pantesan aja banyak pemerintah yang abal-abal. Gak tau ilmunya tapi bisa menjabat.
Yah, gak usah jauh-jauh ke masalah itu deh, setingkat SD, SMP, atau SMA aja sekarang guru-gurunya berani ngutak-atik nilai UNlah, Rapotlah, UASlah, dan ada lagi ngasih contekan UN.
yang gue heranin dari itu adalah, bukannya guru-guru itu yang mengajar kita di kelas ya? kalau mereka merasa bisa mendidik kita dengan baik, seharusnyakan mereka gak harus melakukan hal kayak gitu! itu sama saja mereka merendahkan diri mereka, mereka merasa gagal dalam mendidik, tapi menurut gue sih, dengan cara mencurangi nilai itu gak akan menutup kesalahan mereka yang sudah dilakukan, ya menurut gue sih malah nambah dosa.
Alasan untuk mengangkat nama baik sekolah? HAHAHAHA
kalau mau punya nama yang baik, maka hasilkanlah sesuatu yang baik juga, dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang baik pula. Hidup di dunia ini itu jangan serba instan.
coba dipikir aja, ada ibu hamil maunya instan, langsung aja yang harusnya 9 bulan, langsung melahirkan pas baru 4 bulan. mau dapat apa coba?
Malah yang lebih mengherankan lagi, banyak orang yang awalnya gak punya cita-cita berakhir dengan memilih menjadi guru. Dengan alasan jadi guru itu tetap bisa ngurus keluarga dan PNS nya gampang. HAHAHAHA aja deh
menurut gue, jadi guru itu gak semudah itu. bayangin dong, seorang guru itu memikul tanggung jawab yang berat. contohnya, seorang guru mengajar satu kelas yang berisi 50 orang. guru tersebut harus bisa membimbing dan mendidik anak-anaknya dengan baik, agar mereka bisa menjadi pelurus bangsa ini. apakah mudah? kalau aja guru itu salah, maka 50 orang itu pun bisa jadi salah juga.
Menurut gue, guru itu kunci dari suatu bangsa, jika bangsa itu memiliki guru-guru yang berkualitas, maka bangsa itu pun akan menjadi bangsa yang berkualitas juga.
nah kalian bisa liat sendiri guru-guru jaman sekarangkan?
masih bisa mengatakan bahwa menjadi guru itu mudah?
Gue gak bermaksud mengecilkan hati orang-orang yang ingin menjadi guru. Gue juga gak bermaksud menjelek-jelekkan guru, GAK SEMUA guru itu seperti itu, cuma sekarang memang susah mencari guru yang menjiwai pekerjaannya.
Ya, Gue nitip pesan aja buat semua anak Indonesia yang bercita-cita menjadi guru (selain guru juga) ketika kita memutuskan/bercita-cita menjadi sesuatu, maka peluklah cita-cita kalian tersebut, resapi dan buat komitmen yang baik dengan cita-cita kalian itu. Jangan melakukan semuanya karena uang, atau hal-hal sejenis itu, buatlah tujuan kalian menjadi tujuan yang mulia, dan dapat bermanfaat bagi orang lain. Materi itu bisa datang dengan mudah jika kita mau berusaha (dengan jalan yang benar). Berhenti memikirkan diri sendiri, dan mulailah berfikir tentang orang lain dan bangsa kita! :)
Note: pendapat-pendapat yang di atas itu pendapat gue, kalau ada yang menyinggung, gue minta maaf.
Bye~
No comments:
Post a Comment